C – D

Cindelaras

CINDELARAS, salah satu lakon dalam Wayang Gedog. Lihat GEDOG, WAYANG.

Cindekembang

CINDEKEMBANG, atau Madyapura, dalam pewayangan adalah kasatrian tempat tinggal Burisrawa, putra keempat Prabu Salya dari Mandraka. Continue reading

Cincing Goling, Sungai

SUNGAI CINCING GOLING, semula bernama Sungai Kelawing, yang dibuat oleh para Kurawa atas perintah Resi Bisma, Sewaktu Dursasana lari dikejar Bima dalam Baratayuda, ia mencoba menyebrangi sungai itu dengan menyincingkan kainnya. Namun pada saat itulah ia dijegal oleh arwah Tarka dan Sarka sehingga jatuh terguling di sungai. Akibatnya, ia tersusul terpegang oleh Bima yang kemudian membunuhnya. Continue reading

Cikar Bobrok

CIKAR BOBROK adalah salah satu gending gecul (lucu, bernuansa humor) dalam karawitan Jawa gaya Surakarta, laras slendro pathet manyura. Dalam pertunjukan Wayang Kulit gending ini digunakan dalam adegan gara-gara yang disajikan oleh para panakawan.

Cidakosika, Resi

RESI CIDAKOSIKA, brahmana sakti yang memberi buah mangga bertuah pada Prabu Wrehatnata dari Kerajaan Magada. Bila buah mangga sakti itu dimakan seorang wanita, maka wanita itu akan segera mengandung.

Ciblon

CIBLON adalah teknik permainan atau garap gending dalam karawitan Jawa. Misalnya ladrang Pangkur irama wiled garap ciblon. Continue reading

Cetisagara

CETISAGARA adalah raksasa yang tercipta dari buih ombak samodra. Terjadinya makhluk ini, ketika Sitija ingin mencoba keampuhan Cangkok Wijayakusama yang dimilikinya, ketika anak Kresna itu berada dalam perjalanan mencari ayahnya.

Cepot

CEPOT atau Astrajingga, adalah salah satu panakawan dalam Wayang Golek Purwa Sunda. Panakawan lainnya adalah Semar, Udel atau Udawala atau Dawala, dan Gareng. Cepot dilukiskan sebagai bermuka bopeng, berkulit hitam, dan memakai destar ikat kepala. Giginya yang tampak hanya satu, yakni yang tumbuh di rahang bawah saja. Continue reading

Cepengan

CEPENGAN, istilah pedalangan di Jawa Tengah dan Jawa Timur, mengenai cara jari-jari Ki Dalang memegan cempurit untuk memudahkannya menggerakkan peraga wayang sehingga menghasilkan sabet wayang yang dikehendaki. Continue reading

Cepeng

CEPENG, dalam pewayangan Golek Purwa Sunda, merupakan sebutan lain bagi sabet, cekel, cagap, dan cabak wayang.

Kategori Abjad

Sponsor